Monthly Archives: November 2012

Panggil Saja Mereka “ROY”

Aha, akhirnya saya update blog lagi setelah hampir mau 20 hari absen menuliskan sesuatu ke dalam blog ini. Alasannya sih klasik, tidak ada ide dan tidak ada waktu. Padahal, waktu dan ide selalu ada, hanya saja rasa malas ikut memprogandakan keadaan. Jadinya, ya gitu deh!

Postingan kali ini terinpirasi dari kicauannya @aMrazing mengenai “Suka lupa nama teman, lantas bingung mau negur apa pas bertemu secara tidak sengaja”. Ya, kurang lebihnya seperti itu.

Tiba-tiba saya teringat sama seseorang senior di kosan dulu yang sama sekali tidak bisa menghafal nama teman-temannya. Termasuk nama teman kosannya sendiri.

Hari pertama menjadi penghuni baru di kosan yang berada di daerah Depok, orang pertama yang saya ajak kenalan, ya orang ini. Kita sebut saja namanya Reza. Reza umurnya lebih tua ketimbang saya, jadinya waktu kenalan saya memanggilnya dengan sebutan “bang”. Anehnya, waktu kenalan seperti ada yang ngeganjel.


Mbak Kost : “Za, kenalin nih, penghuni baru kamar 11 ..”

Gw sambil menyodorkan tangan tanda perkenalan : “Hei, Bang .. Saya Adit anak Gunadarma..”

Reza : “Oi, ROY, gw Reza. Sesepuh di kosan ini! Kalau lo ada apa-apa, kasih tau gw aja!”.

Gw yang masih bingung kenapa dia menyebut nama “ROY” langsung meng-oke-kan apa yang dia bilang “Oke, bang!”

Setelah kenalan sama Reza, malam harinya pun saya kenalan sama penghuni lainnya.

Sebenarnya, masih ada tanda tanya besar yang menghantui saya. “Roy? Siapa itu Roy? Apa dia budeg? Perasaan gw ga ada menyebut nama dengan tambahan Roy”

Hari kedua selepas pulang kuliah, begitu masuk gang kosan, dari kejauhan saya melihat Reza “memandikan” motornya.

“Misi, Bang … Kinclong nih, motornya” , kataku.

“Oi, Roy, tumben jam segini udah balik? Ga main-main dulu?”

“engggg… enggak, bang! Capek. Masih baru juga di sini. Kamar aja masih berantakan.. Saya masuk dulu, bang!”, kataku pamit.

“Oke, Roy!”

Lagi dan lagi Reza memanggil saya dengan nama Roy. “SIAPA ITU ROY? ROY SIAPA, SIH? ROY MARTEN? ROY MANA???? ROY ITU SIAPANYA BANG REZA? HOMOANNYA? KALAU HOMOANNYA, BERARTI MUKA GW KAYAK HOMOANNYA, DONG!?!?”, langsung berkaca dan mendadak jijik sendiri.

Pas saya lagi bersih-bersih kamar, lagi lagi Reza menyebut nama Roy. Kali ini bukan sama saya, melainkan sama penghuni lain.

Penghuni A : “Za, ga kuliah lo!? Kerja mulu! Kuliah lo, dicariin tuh sama dosen lo!”


Reza : “Yaelah Roy, tenang … Senin depan gw masuk kok, Roy!”

Saya yang nguping pembicaraan mereka dari lantai atas, tiba-tiba saja dibikin penasaran tingkat dewa sama Reza ini.

“Ih, gawat! Si Anu juga dipanggil Roy. Jangan bilang semua penghuni kosan ini mirip sama homoannya? Yassalammmm…!”

Malam harinya, setelah selesai bersih-bersih kamar, saya pun turun dan ikut bergabung sama penghuni lain untuk nonton televisi. Kebetulan kosan yang saya ini tipe rumahan. Yang kamar-kamarnya berada di dalam rumah, ada ruang ngumpulnya, dapur, dan juga ada kulkasnya.

Pas ngumpul-ngumpul itu, sosok Reza tak terlihat. Dia lagi jaga “warung” nya. Setelah satu jam bercengkrama sama penghuni lain di ruang tipi itu, si Reza ini pulang.

Lagi, lagi, dan lagi saya dibikin bingung. Si Reza menyebut Roy kembali.

“Assalamualaikum .. Oiii, Roy! Asik ye pada ngumpul. Ada anak barunya pula!”

Penghuni B: “Yoi, Roy! Elo sih, jaga warung. Udah makan Roy?”

Reza: “Belum, Roy!”

Parah! Si penghuni B pun menyebut Roy juga. Siapa ROY itu masih menjadi misteri. Akhirnya, saya pun menanyakan soal ini ke tetangga sebelah. Saya pikir, daripada saya stress, ga bisa tidur karena memikirkan “Siapakah Roy itu sebenarnya?” mending tanya langsung, deh!

Akhirnya saya pun menanyakan hal ini ke Alvin, tetangga sebelah saya.

Saya: “Vin, Vin, udah tidur, ya?”, sambil gedor-gedor pintu kamarnya.

Alvin: “Oi Dit, masuk aje!”

Saya: “Vin, gw mau nanya, dong! Tapi diem-diem aja, ye!”, ala emak-emak rumpi banget.

Alvin: “Hmmm… Ya, kenapa?”

Saya: “Roy itu siapa, Vin? Kok Bang Reza senang banget nyebut nama Roy. Manggil gw aja, Roy. Manggil Bang Nikmat, juga Roy. Nah, tadi pas ngumpul dia manggil semua dengan “Roy”. Bingung gw!”

 Alvin: “Oooooo.. HAHAHAHAHAHA.. Kirain mau nanya apaan! Jadi gini, Dit.. Bang Reza itu tipekal orang yang susah mengingat nama teman-temannya. Jangankan teman kosan, teman sefakultasnya aja sering banget dipanggil ROY sama dia.”

Saya: “serius? separah itu? Masa sih, Vin?”

Alvin: “Yeeee, dikasih tau bandel. Beneran! Sebenarnya sih, kalau udah sering interaksi sama dia, dengan sendirinya tahu nama kita-kita ini. Cuma ya itu, suka males dia nyebutnya. Udah enak nyebut nama kita dengan Roy”.

Saya: “Owalaaaa… ada ya orang kayak gitu! Hahaha .. Gw fikir, Roy itu nama homoannya Reza.. Parah, parah!”

Alvin: “wah, anak baru songong. Gw kasih tau, lho! Buahahaha.. 😆 “

Saya: “Kenapa Roy ya, Vin? Kenapa ga bro, kak, atau apalah?”

Alvin: “Roy itu nama adiknya Dit, tinggal di Lampung !”

Saya: “Ooooo… Gitu!? Baiklah!”

Nah, yang lebih gilanya lagi, sebulan kemudian, temannya salah satu anak kosan datang, kebetulan yang lagi di ruang tipi bang Reza ini. Alhasil, dia pun kembali menyebut nama Roy.

Tamu: “Assalamualaikum.. Maaf Mas, mau nyari si Anu. Ada!?”

Reza: “Waalaikum salam. Ooo.. bentar ya, duduk aja dulu.”

Tiba-tiba saja dia teriak “Royyyy… ada temannya, nih!”

Karena teriakannya, seketika itu pula anak-anak pada keluar dari kamarnya dan menghampiri si Bang Reza ini! 😆

Bego ya, kenangan-kenangan seperti ini sulit untuk dilupakan! 😀

Advertisements

[KUATO] Gajetto : Geek | Cafe | Store

Narablog, sudah punya rencana akhir pekan mau ke mana? Mall, taman, museum, planetarium, atau mungkin mau ke café? Kalau berencana hang out, kencan, atau mungkin mau kopdar di café, café berikut ini mungkin bisa menjadi pilihan untuk kamu singgahi.

Gajetto : Geek | Cafe | Store

Nama café ini Gajetto: Geek | Café | Store. Sebenarnya saya sendiri mengetahui café ini atas rekomendasinya JakartaVenue.com Tempo hari saya iseng bertanya, kira-kira ada tempat nongkrong baru yang patut didatangi, ga? JV pun menjawab, Gajetto: Geek | Café | Store ini. Yah, sejauh ini, apa yang direkomendasiin Jakarta Venue sih, tidak pernah mengecewakan. Makanya, buat kamu, kamu, dan kamu yang mungkin bingung mencari tempat baru, coba tengok ke dalam websitenya JV aja, deh.

Gajetto: Geek | Café | Store ini terletak di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Lebih tepatnya di Jalan Kemang Selatan VIII No. 67 H-1, Jakarta. Kalau kamu pengguna bis umum, kamu naik saja dari Blok M atau di jalan Fatmawati, kopaja 605A. Tidak perlu takut akan kesasar. Karena, kamu akan turun persis di depan café ini. Tapi, kalau kamu pengguna kendaraan pribadi, ancang-ancangnya ada di pertigaan Kemang yang ada Anomali cafenya. Atau, kalau kamu dari jalan Pangeran Antasari, belok aja ke arah Kemang. Ya, intinya sih, gampang dicari keberadaan Gajetto: Geek | Café | Store ini.

MAP (via: Gajetto’s blog)

Konsep yang dipilih Gajetto: Geek | Café | Resto adalah daur ulang. Jangan heran kalau kamu akan banyak menemukan barang-barang bekas yang pastinya sudah dialih fungsikan. Seperti kursi yang terbuat dari krat minuman bersoda, pajangan dari keran air, sampai wastafel yang terbuat dari CPU Macintosh G3. Dan, ketika kamu memesan minuman, tadahan untuk gelasnya yang dipakai adalah disket  Gokil! #geekabesss .

Selain itu, kalau kamu memilih duduk di sofa, di dalam mejanya kamu akan melihat ada gambar monster – musuhnya pacman – yang terbuat dari 2000 lebih toots komputer.  Bantal di sofanya sendiri saja gambarnya pacman. Lebih gilanya lagi, semua ini pemiliknya sendiri yang membuatnya. Kreatif abis, cuy! Niat parah! #sembah.

Denger-denger sih, mereka akan memproduksi untuk massal. Jadi, kalau misalnya kamu tertarik, coba hubungi saja pemiliknya.

Untuk interiornya sendiri saya suka. Berhubung Gajetto: Geek | Café | Store ini tidak terlalu besar, dan tidak juga terlalu kecil, segala ornamen-ornamen yang menjadi pemanis dalam ruangan ini dirasa cukup. Kalau terlampau banyak, malah kesannya akan berasa sempit. Café ini tingkat 2. Di lantai bawah terdapat 3 sofa dan 2 kursi serta meja yang terbuat dari kayu, di lantai 2 ada 2 sofa+meja dan 1 kursi serta meja yang terbuat dari kayu juga (sama seperti lantai bawah)

Gajetto : Geek | Cafe | Store

Gajetto: Geek | Cafe | Store

Gajetto : Geek | Cafe | Store

Gajetto : Geek | Cafe | Store

Gajetto: Geek | Cafe | Store

Butuh colokan? Ada. Tinggal lirik kiri atau kanan, maka kau akan menemukan penyelamat gadgetmu. WiFi? Jelas, ada! Kenceng cuy!

Kalau untuk makanan dan minumannya sendiri di Gajetto: Geek | Cafe | Store cukup lengkap. Mulai dari Appetizer, Main Course, Dessert, Coffee, Tea, dan lain-lain. Selasa kemarin, karena lagi diet saya hanya memesan Appetizer nya, yaitu Chicken Katsu. Dan, untuk minumannya mencoba Ice Red Coffee dan Ctrl Alt Del Juice (namanya unik, yes!). Menu-menu ini (konon kabarnya) yang paling dicari oleh pengunjung.

Chicken Katsu

Yang menjadikan Chicken Katsu ini paling diminati karena menu satu ini yang ngeracik si empunya kafe ini sendiri. Rasanya enak. Dagingnya lebih terasa. Gurih. Dan, bawaannya ingin nambah lagi 😆

Yah, kalau saya boleh memberi nilai, nilai untuk Chicken Katsu ini 8.5 dari 10.

Ice Red Coffee

 Ice Red Coffee ini perpaduan antara kopi, susu, dan red raspberry. Minuman satu ini paling dicari oleh penggila kopi ketika bertandang ke kafe ini selain hot coffee pastinya. Yang menjadikan minuman ini unik adalah karena keberadaan red raspberry tersebut.

Kamu penggila kopi? Cobain, deh! Jangan sampai enggak, ya.

Ctrl Alt Del Juice

Nah, kalau minuman satu ini favorit saya. Saya langsung suka ketika pertama kali mencobanya. Setelah 3 tahun lebih tidak minum yang dingin-dingin, akhirnya saya minum yang dingin-dingin lagi. *maafkan saya ya, dok*

Tapi, saya enggak nyesel. Malah ingin menyicipinya lagi. Asli. Ctrl Alt Del Juice ini seger banget.

Perpaduan banana, lime, red raspberry ini cocok untuk saya yang penggila buah-buahan. Yang mendominasi dari minuman ini adalah lime dan red raspberry nya. Duh, beneran, deh, nagih banget jus satu ini. Karena saya lagi berpantang dengan yang dingin-dingin, makanya saya harus memberi tempo supaya bisa menyicipinya lagi.

Saya memberi nilai 9.5 dari 10 untuk Ctrl Alt Del Juice ini.

Untuk harga makanan dan minuman di Gajetto : Geek | Cafe | Store masih tergolong murah. Kisaran 25.000 rupiah sampai 50.000 rupiah ++. Murah, untuk ukuran kafe-kafe yang berada di daerah Kemang. Kalau misalnya kamu ingin mencoba menu lain, silahkan. Masih ada pasta, Tom Yam, Nasi Goreng, dan lain-lain.

Pelayanannya sendiri bagus. Ngga lama. Para pelayannya juga ramah-ramah.

Oia, kabarnya nih, ke depannya Gajetto: Geek | Cafe | Store tidak hanya menjadi tempat nongkrong saja. Per periodiknya si empunya kafe mau menggandeng komunitas-komunitas untuk ngadain gathering di situ. Macam iphonesia, mungkin. Jadi, kalau misalnya mau bertanya soal yang berbau iphone, tinggal datang saja ke gathering itu. Nanti akan dibantu jawab. Keren, kan?

Penasaran? Datang saja langsung, ya.

Gajetto: Geek | Cafe | Store

Jl. Kemang Selatan VIII no. 67 H-1, Jakarta – 12730
Open : 10AM – 10PM (weekday) | 10 AM-11PM (weekend)
Phone: 021 90594450
Twitter: @geek_gajetto
Blog: http://geekgajetto.wordpress.com/
Pinterest: Gajetto

Hadir Ke Peluncuran Gerakan Indonesia Berkibar

Masih di hari yang sama dimana #Opsem28 dilaksanakan. Hari itu, selepas mengikuti bersih-besih seputaran Bundaran HI bersama prajurit operasi semut, saya tidak serta merta pulang ke rumah. Tapi, menunggu waktu untuk dapat hadir ke peluncuran “Gerakan Indonesia Berkibar”.

Pukul 14 lebih 40 menit, saya sudah menginjakkan kaki di Gedung Arsip Nasional yang terletak di jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Menurut undangan yang saya terima, acara dimulai pukul 15:00 WIB. Dan, ternyata yang tertera di undangan tidak melesat sama sekali, tepat pada waktunya.

Acara peluncuran Gerakan Indonesia Berkibar dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Republik Indonesia, Indonesia Raya. Segenap tamu yang berada di ruangan itu, diminta untuk berdiri dan menyanyikan lagu tersebut secara bersama-sama diiringin dengan suara merdu anak-anak paduan suara Bina Vocalia.

Paduan Suara Bina Vocalia

Selesai itu, acara dilanjutkan dengan kata sambutan dari sang Ketua Umum Komite Gerakan Indonesia Berkibar, Mas Shafiq Pontoh.

Selain menjabat sebagai Ketua Umum Komite Gerakan Indonesia Berkibar, Mas Shafiq Pontoh juga merupakan salah satu juri dari Gerakan #BeraniMengubah nya Coca Cola.

Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwasanya Gerakan Indonesia Berkibar sendiri adalah sebuah gerakan yang mengusung kerjasama Pemerintah Swasta, BUMN, Media serta Komunitas untuk sama-sama membantu dan turut peduli akan perbaikan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan di Indonesia ini.

Shafiq Pontoh

Seperti yang kita ketahui bersama, pendidikan Indonesia masih perlu perhatian khusus kita dan juga pemerintah. Banyak anak-anak di luar sana, yang mempunyai tekat serta niat untuk bersekolah, tapi terhalang yang namanya biaya.

Lebih lanjut beliau mengatakan, “sesuai dengan Hari istimewa dimana hari diluncurkan Gerakan Indonesia Berkibar ini, sejalan dengan semangat hari Sumpah Pemuda. Melalui pendidikan, kami ingin mewujudkan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang cerdas”.

Buku Program

Oia, di peluncuran Gerakan Indonesia Berkibar ini juga hadir Mentri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh. Dan juga, Wakil Menteri Agama Prof. Nazaruddin Umar MA.

Selesai Mas Shafiq Pontoh memberikan kata sambutannya, selanjutnya giliran Bapak M. Nuh memberikan kata sambutan.

Yang saya ingat dari kata-kata sambutannya beliau adalah, Pemerintah khususnya Kementrian Pendidikan sangat mendukung dengan tercetusnya Gerakan Indonesia Berkibar ini. M. Nuh juga mengungkapkan, kalau Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri untuk memperbaiki kualitas pendidikan yang ada di Indonesia. Maka dari pada itu, beliau mengajak segenap lapisan masyarakat demi memenuhi kebutuhan pendidikan yang lebih berkualitas lagi.

Pembacaan Deklarasi

Dalam acara peluncuran Gerakan Indonesia Berkibar hari itu, hadir juga tiga pemuda-pemudi yaitu Iman Usman, Allisa Wahid dan Alexandra Asmasoebrata. Mereka bertiga membacakan isi deklarasi dari Gerakan Indonesia berkibar ini.

Ada pun isinya, sebagai berikut:

Kami Putera-Puteri Indonesia, bertekad untuk memajukan:
  1. Pendidikan yang menciptakan manusia Indonesia yang cerdas dan berakhlak mulia.
  2. Pendidikan yang menyejahterakan bangsa dan negara Indonesia.
  3. Pendidikan yang menyetarakan bagnsa Indonesia di kancah internasional.


Usai kata sambutan dari Mas Shafiq Pontoh & Bapak M. Nuh, serta pembacaan deklarasi Gerakan Indonesia Berkibar, saatnya peresmian dan peluncuran Gerakan Indonesia Berkibar itu sendiri.

Seharusnya –sesuai dengan apa yang tertera di undangan– yang meresmikan Gerakan ini adalah Bapak Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhyono. Tapi, apa daya, karena beliau berhalangan hadir jadinya yang meresmikan adalah Bapak M. Nuh, selaku Mentri Pendidikan dan Kebudayaan.

M. Nuh

Sebelum acara resmi ditutup, ada pembacaan doa yang dipimpin oleh Prof. Nazaruddin Umar MA.

Pukul 15:45 WIB acara pun ditutup dengan foto bersama antara Mas Shafiq Pontoh, Bapak M. Nuh, Bapak Poetra Sampoerna, dan juga beberapa orang perwakilan Komunitas.

Kojakers Beraksi (Indra Yust, Cerita Eka, Putri, Adiitoo)

***

Note:

Ingin mengetahui lebih jelas soal Gerakan Indonesia Berkibar ini? Silahkan cek di http://indonesiaberkibar.org/ . Di website itu, dibahas semua soal gerakan ini.

4040 orang telah mendukung Gerakan Indonesia Berkibar. Kamu ingin menjadi pendukung gerakan ini? Follow twitter nya: @IDBerkibar  . Atau like facebook nya di Fanspage GIB.