Category Archives: Musik

Karaoke Massal di Konser Yovie ‘Irreplaceable’ and His Friends Takkan Terganti

Sudah lama saya tahu bahwa musisi favorit yang seluruh karyanya saya suka, Yovie Widianto akan menggelar konser. Setelah tahun lalu sukses dengan konser 25 tahun Kahitna, tahun ini konser dengan tajuk Irreplaceable #TakkanTerganti digelar untuk memeringati 30 tahun doi berkarya.

Tahu kabar ini, langsunglah saya ajak teman gebetan dari media sebelah untuk nonton konser Yovie ini. Saya berharap, temannya itu mau ikut nonton bareng. Jadi kan, punya kesempatan untuk sing a long bareng gitu. Untuk konser musisi yang saya idolakan, saya berusaha untuk membeli tiketnya, enggak kepikiran untuk ikutan quiz di Twitter. Berhubung saya menunggu kepastian dari tetangga sebelah, niatan untuk beli tiket diundur. Sampai pada akhirnya, dia bilang nggak bisa, dan sayanya fokus ke kerjaan dan liputan, sampai pada akhirnya mau beli tiket, tiketnya sudah ludes. Amsyong! Masa ketiban sial beruntun gitu. Ish..

Saya carilah tiket ini ke sana ke mari. Ngubungin setiap nomor yang mampir ke mensyen Twitter saya, memberitahu ada yang jual tiketnya. Tapi mendadak stres, yang dijual tiket VIP dan VVIP semua. Idola sih, idola. Tapi, kalau harus beli tiket yang harganya jutaan, mikir dulu kali, booowwww. Saya niatnya mau beli yang festival atau Tribune 1B. Sekalinya ada yang jual, mahal gila.

Singkat cerita, itu tuh, @PlasaMSN ngadain quiz berhadiah tiket konser ini. Ibarat menjilat kembali ludah yang sudah saya buang, saya akhirnya ikutan quiz itu. Hasil akhirnya, saya menang lagi. Horay! Dapatnya, tiket Tribune 1B. Yeay!

Konser dimulai kalau dilihat dari undangan sih, jam 8 malam. Tapi ya, Indonesia mana ada yang ontime sih? Ujung-ujungnya juga ngaret. Benerrr. Konser ini baru dimulai sekitar jam 8.30 malam.

Begitu tirai putih diturunkan, terlihatlah si om-om kece ini duduk manis di belakang pianonya mengiringi anak didiknya 5 Romeo membawakan lagu pembuka. Dan, ya, saya baru ngeuh ada vokal grup cowok bernama 5 Romeo. He he he …

Pembuka oleh 5 Romeo (via: Suara Merdeka)

Setelah itu, si om ini menceritakan masa lalunya yang hampir tidak diberikan izin bermusik oleh kedua orangtuanya, memiliki rekan kerja yang sama, dan manajer serta tukang kabel yang sama selama 30 tahun. Dari ceritanya itu, dapat ditarik kesimpulan, bahwa konsisten dan setia memang dua hal yang dipertahankan olehnya selama ia berkarir. Dan itu patut ditiru. Camkan itu!

Basa basi usai, tibalah waktunya galau dan karaoke berjamaah. Setelah 5 Romeo, giliran brondong di Kahitna, Mario Ginanjar, membawakan lagu ‘Terlalu Cinta’ milik Rossa. Dari awal lagu, suara-suara penonton untuk nyanyi bareng sudah mulai terdengar. Kelihatannya, 4.500 mulut penonton yang hadir di JCC enggak kuat lama-lama untuk diam. Maunya itu nyanyi. Eh, benar. Begitu Mario sodorin mic ke penonton pas bagian reff, karaoke massal sesungguhnya dimulai. Terdengarlah ‘Tuhan, maafkan diri ini.. Yang tak pernah bisa, menjauh dari angan tentangnya. Namun, apalah daya ini. Bila ternyata, sesungguhnya, aku terlalu cinta dia’.

Mario Ginanjar (via: She News)

Lagu selanjutnya, adalah lagu Kahitna berjudul ‘Katakan Saja’ yang dibawakan Marcel dan Mario. Ya, seperti biasa, suara ribuan penonton kembali terdengar, dan tak dapat terbendung.

Dalam konser yang berlangsung selama 3 jam, Yovie memang menggeber semua lagu-lagu andalannya. Semua lagu yang memiliki cerita dan kenangannya tersendiri. Dan hampir di semua lagu, tidak ada penonton yang tidak ikut bernyanyi, termasuk saya. Bahkan Yovie ngomong, ‘Saya pengiringnya, kalian penyanyinya. Penyanyi sesungguhnya, cuma backing vocal,’ ūüėÜ

Selain Mario dan Marcel, Rio Febrian pun ambil bagian dalam konser itu. Ia menyumbangkan suara, dengan membawakan lagu berjudul ‘Bukan Untukku’. Setelah Rio, ada trio RAN yang membawakan tembang ‘Tentang Diriku’ dan ‘Andai Dia Tahu’. Lalu, muncullah satu-satunya band, Alexa yang membawakan ‘Suratku’ milik Heidy Yunus.

Bosan dengan penyanyi cowok melulu, akhirnya si om kece itu mengeluarkan si mungil Andien melantunkan tembang yang pernah dipopulerkan Rossa dan Marcell, ‘Hati Tak Ingin Tak Terpisah’. Yang mulanya posisi Andien ada di bagian atas, di lagu selanjutnya ia turun ke bawah untuk berduet dengan penyanyi idola saya, Raisa. Yeay! Raisa muncul jugaaaa. Keduanya membawakan ‘Dia Milikku’. Di lagu ini, kedua biduwanita itu cerita memperebutkan Yovie gitu, deh. Sayang, Raisa kurang genit dan kurang nakal dari Andien pas adegan memperebutkan Yovie. Raisa memang gadis soleha!

Raisa dan Andien (via: Metro TV)

Zaman FTV di SCTV masih 1 judul punya 5 episode, sering banget lagu ‘Kekasih Sejati’ milik Yovie dinyanyikan Monita dipakai. Di konser itu, lagu tersebut dibawakan Raisa. Dan Raisa sedikit tersipu malu, dengan muka memerah, tapi keunyuan bertambah maksimal, waktu ditanya sama Yovie ‘Apakah kamu punya kekasih sejati?’. Aih, matik. Apalagi, pas Raisa membawakan ‘Mantan Terindah’. Aduh, Raisa cantiknya kok kebangetan. Kasihan cewek-cewek lain. Suaranya juga lho.. Aduh!

Yang dinanti akhirnya muncul, Kahitna. Grup band idola saya ini membawakan lagu milik Yovie and Nuno yang berjudul ‘Bunga Jiwaku’. Ya, satu per satu akhirnya muncullah. Dikta, 5 Romeo, sampai Sharon ‘Corrs’ dan Rick Price, satu per satu bergantian sumbang suara.

Uniknya, pas bagian Sharon dan Rick Price. Ketahuan banget jomplang perbedaan usianya. Pas Sharon membawakan So Young, Yes We Can (feat Andien), dan Radio, rata-rata angkatan 90-an yang karaokean bareng. Angkatan 2000-an, diem saja. Itu terjadi di Tribune 1 B. Anak-anak SMA dan saya tahu pas mau masuk antre bareng mereka, merekanya diam saja gitu. Apalagi, waktu Rick Price nyanyi bareng Kahitna dengan Heaven Knows. Ha ha ha..

Sharon dan Andien (via: Tempo.co.id)

Rick Price feat Kahitna (via: Viva.co.id)

 

Secara keseluruhan, saya sangat terhibur dengan apa yang disajikan malam itu. Tidak hanya nyanyi saja, penonton pun dihibur sama banyolan para pengisi acaranya. Di satu segmen, Marcel, Rio Febrian, Hedy Yunus, dan Mario berhasil mengocok perut penonton dengan candaan mereka. Aslik, enggak garing. Candaannya sih, lebih kepada bongkar masa lalu si om saja, yang memiliki kenangan hidup dengan lagu yang diciptakannya. Suasana konser jadi terasa akrab saja gitu.

Nah, ada juga satu segmen di mana kejeniusan seorang Yovie dalam bermusik dipertaruhkan. Ia ditantang untuk menciptakan lagu dalam waktu 5 menit. Rio dan Mario meminta kepada penonton untuk memberikan tiga nada dasar, dan tiga kata untuk dibuatkan lagu oleh Yovie. Akhirnya, terpilih 3 nada dasar ‘Do, Si, dan La’. Salah satu penyumbang nada itu, kalau enggak salah hot mama Indonesia, Masayu Anastasia yang naik ke atas panggung. Lalu, tiga kata terpilih adalah ‘Sakit’, ‘Melayang’, dan ‘Janda’ sumbangan dari duo Titi, Titi Rajobintang, dan Titi DJ. Lalu, Yovie memilih Rio Febrian dan Marcel untuk menyanyikan lagu baru itu.

Setelah berdiskusi singkat di belakang panggung, dan terlihat jelas oleh penonton apa yang dikerjakan ketiganya, jadilah sebuah lagu sederhana dengan lirik nan indah, yang intinya itu Yovie banget, deh. Lagunya jadi begini “Melayangku denganmu, oh sakitnya, mungkin aku dulu tak sebaik saat ini. Kini engkau sendiri, mereka bilang kau janda, namun hatiku ini temanimu,”

Tapi, tapi, ada beberapa poin minus konser Yovie dari saya. Pertama, menurut saya, Andien kurang pas membawakan lagu pertamanya itu. Kenapa, itu terlalu ngepop buat Andien, dan saat itu, terdengar di saya terlalu kejar-kejaran. Kedua, Alexa membawakan ‘Suratku’ dengan lebih up beat sangat disayangkan banyak pihak (penonton -red). Asli, hancur banget. Kesan romantisnya itu enggak dapat sama sekali. Padahal, banyak penonton yang mau nyanyi bareng lagu ini. Kekecawaan ini saya dapati di bangu Tribune 1B. Banyak yang ngeluh, pas tahu Alexa membawakan lagu itu.

Dan yang terakhir, sound di beberapa lagu kurang maksimal. Bahkan ada yang berdenguk selama beberapa detik, dan itu mengganggu.

Meski begitu, saya tetap senang dan bahagia dapat menyaksikan konser 30 tahun perjalan bermusik Yovie Widianto. Namanya juga manusia, ya. Lagian, kesalahnnya enggak banyak kok. Pokoknya, selamat berkarya terus buat Yovie dan teman-teman. Ditunggu karya-karya abadi selanjutnya. Kalau ngundang Yovie dan Kahitna untuk nyanyi di acara pernikahan berapa, ya, kira-kira? ūüėÜ

Oia, terimakasih juga @PlasaMSN. Terimakasih, telah mewujudkan mimpi sederhana saya ini. Guys, buruan follow @PlasaMSN. Banyak quiz yang hadiahnya seru-seru.

Advertisements

Demi Konser JKT48 Indosat IM3

‘Bagai menjilat air liur sendiri’ yang saya rasakan waktu untuk pertama kalinya, menyaksikan adik-adik lucu nan menggemaskan dari JKT48, mengadakan konser yang bertajuk Demi Konser JKT48¬† tanggal 17 April silam di fX Senayan.

Pasalnya, saya merupakan salah satu orang, yang merasa gengges waktu mereka pertama kali melihat mereka muncul setahun lalu. Aneh, nyanyi kok keroyokan gitu!

Tapi, lambat laun saya merasa penasaran dengan mereka. Pasalnya, sepupu saya, @adjiefajri, begitu antusiasnya setiap kali JKT48 muncul di layar kaca. Terlebih, sepupu saya ini menyimpan beberapa lagu milik JKT48 di iPod-nya.

Satu per satu lagu JKT48 diperdengarkan oleh Adjie ke saya. Yah, saya tidak dapat membohongin kuping dan hati ini. Ternyata, lagu-lagu mereka itu mampu membuat kepala saya bergoyang, pertanda saya menikmati lagu tersebut.

Dan kampretnya si Adjie ini, dengan antusiasnya dia menceritakan kepada saya, bagaimana serunya ketika JKT48 bernyanyi satu panggung dengan para sister-nya, AKB48 dan lain-lain.

Selain Adjie, ada sosok Umen yang berhasil membuat saya menyukai JKT48 ini. Soalnya nih, Umen selalu ngeshare video-nya JKT48 di milis Kopdar Jakarta. Setiap yang dishare sama Umen, saya pasti tonton. Karena video dari Umen pulalah, yang membuat saya melihat satu per satu video JKT48 tengah manggung.

Anjir.  Mereka keren. Terutama pas mereka manggung di Tokyo Dome. Sumpah, itu keren banget. Mereka lucu banget, dengan busana panggung, yang pas di badan mereka. Ditambah, lagu mereka yang catchy itu.

***

Ketika mendapat undangan dari @IndosatMania untuk hadir ke acara #demikonserJKT48IM3 di fX, saya bingung mau pergi sama siapa. Sebagai seorang yang baru saja mengagumi mereka, dan mendapatkan kesempatan untuk pertama kali nonton mereka di theaternya, saya butuh teman.

Saya tidak mau cengok sendirian, karena bingung mencari tahu siapa saja nama-nama member JKT48 yang ada di panggung.

Yeay, Theater JKT48 di fX Senayan

Foto Team J

Akhirnya, saya memutuskan untuk mengajak Umen dan Teddy, dan teman-teman lainnya untuk menyaksikan konser ini. Lumayan, ada orang yang rela menjawab setiap pertanyaan saya mengenai JKT48.

Pertama kali masuk theater mereka, saya merasa bangga menjadi seorang yang dengan mudah menyaksikan mereka di theater. Karena menurut Umen dan Teddy, tidak mudah untuk dapat menyaksikan konser mereka di theater. Daftar dulu via email, dan mengikuti prosedur yang ada. Terimakasih, Indosat!

***

Sewaktu acara akan segera dimulai, saya #barutahu kalau penonton tidak diizinkan untuk memoto para member yang sedang beraksi.

Kecuali untuk media yang hadir kala itu. Itu pun hanya diperbolehkan memoto di lagu pertama mereka.

Beberapa teman blogger ada yang mengganggap kalau manajemennya JKT48 ini sok, karena tak boleh mengabadikan aksi panggung artisnya. Tapi, menurut saya, apa yang dilakukan manajemen JKT48 ini ada benarnya juga.

Begini lho, tujuan untuk nonton konser itu kan menyaksikan aksi panggung, dan mendengarkan langsung suara mereka. Lagian ya, kalau terlalu banyak foto-foto, memangnya bisa menikmati aksi panggung mereka?

Eh, benar, lho. Di sepanjang pertunjukkan, saya dapat menikmati aksi panggung mereka, meskipun saya harus banyak bertanya pada Teddy, yang duduk di samping saya. Untunglah, Teddy dengan baik hati mau memberitahu saya siapa-siapa saja member yang ada, dan lagu apa saja yang sedang mereka nyanyikan. Saya justru nggak enak sama Teddynya. Maaf ya, Koh ūüėÄ

***

Demi Konser JKT48 hari itu berjalan dengan lancar. Saya, sebagai orang yang pertama kali menyaksikan mereka secara langsung, merasa senang, bahagia, dan tak henti-hentinya ketawa melihat aksi kocak beberapa member.

Yang saya suka dari konser JKT48 adalah, setiap member dibiarkan untuk berekspresi dan mengeksplorasi bakat lainnya yang mereka punya. Yaitu, menjadi MC.

JKT48 di panggung

Cara mereka berinteraksi dengan para penonton, patut diacungi jempol. Mereka nggak malu, untuk berbuat konyol di atas panggung, karena memang itulah mereka apa adanya.

Apalagi Haruka, member AKB48 yang hijrah menjadi member JK48. Sumpahlah, member yang satu itu lucunya kebangetan. Ulahnya di atas panggung, mampu mengocok perut ini. Rahang pun sakit dibuatnya.

Ada juga tuh, yang namanya sesi perkenalan. Sesi ini lucu. Mengapa? Selain memperkenalkan namanya, mereka juga memberitahu hal lainnya, seperti hobi mereka.

Dari serangkaian perkenalan itu, yang membuat saya tak henti-hentinya ketawa ya si Haruka dan Ayana. Yeah, saya jatuh hati pada kedua member itu.

Hahahahaha.. Kalau kata Umen, saya cocok mengidolakan Ayana, karena Ayana suka typo! Ish. *tendang Umen*

***

Oia, Demi Konser JKT48 ini merupakan konser digital yang diselenggarakan oleh Indosat IM3, dengan mengajak seluruh pelanggannya untuk berkompetisi membuat panggung secara virtual untuk konsernya JKT48.

Tak tanggung-tanggung, konser digital ini iikuti lebih dari 5.500 pelanggan yang berpartisipasi di website Demi Konser JKT48 .

Selain itu, konser Demi Konser JKT48 ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), lho. MURI memberikan penghargaan ini, karena konser digital ini memiliki kru terbanyak, yang diikuti oleh pelanggan melalui digital.

Cara mainnya cukup mudah, peserta kompetisi sebagai kru, berkontribusi dalam mempersiapkan semua peralatan seperti lighting, speaker, sounds, dan lain-lainnya, sampai konser ini digelar. Hanya saja, dalam format digital yang ada di dalam website tersebut.

Sekali lagi, sukses untuk IM3 atas terselenggaranya Demi Konser JKT48 ini. Dan selamat, atas penghargaan MURI yang didapat.

Semoga dengan prestasi yang telah didapat oleh Indosat ini, membuat Indosat lebih bebenah diri, dalam meberikan service ke pelanggan setianya. Ini sih, masukan dari saya yang telah menggunakan Indosat cukup lama ūüôā

Sukses terus Indosat dan JKT48 ūüôā

Harmoni SCTV : Kasih Istimewa

Bulan Desember ini Harmoni SCTV kembali tayang. Setelah hampir 2 bulan acara andalan SCTV ini vakum, kini Harmoni kembali dengan tajuk ‘Kasih Istimewa’.

Bertempat di Gedung Balai Sarbini, 7 Desember 2012, Harmoni melakukan syuting tapping yang nantinya akan diputar mendekati hari Natal tiba.

Saya yang kebetulan mendapatkan beberapa tiket dari kantor memutuskan untuk nonton dan menyaksikan acara ini langsung. Walaupun saya muslim, bukan berarti saya tidak pernah mendengarkan lagu-lagu Natal, lho! Dan begitu saya melihat deretan nama-nama pengisi acaranya, saya pun semakin tak dapat menahan diri untuk menyaksikannya langsung acara ini.

Pengisinya antara lain Cherrybelle, Sammy Simorangkir, Ruth Sahanaya-Nadine, Citra Scholastika, Tangga, Lea Simanjuntak, Berry-Saint-Loco, Boys Soprano, Zaneta, dan masih banyak lagi. Dan yang mengaransemen musiknya adalah Vicky Sianipar Orchestra.

Saya menikmati sekali lagu-lagu yang dibawakan oleh para pengisi acaranya. Walaupun di beberapa lagu ada yang terasa janggal, secara keseluruhan acara malam itu pantas untuk disaksikan.

Lagu-lagu yang dibawakan oleh para pengisi acaranya adalah  Joyful joyful, Hai mari berhimpun, Jingle bells, Have yourself a merry little christmas, White christmas, Dari pulau dan benua, dan masih banyak lagi.

Oia, terimakasih untuk Kak Kitin yang sudah memberitahukan saya judul-judul lagunya. Maklum, saya hanya penikmat lagu, tapi ga hafal judul lagunya. #selftoyor

Nah, di bawah ini foto-fotonya :

Sammy Simorangkir

 

Lea Simanjuntak ft Matthew

Cherrybelle

Daniel Christianto, Barry, Gabriel

Kamga Tangga

Ruth Sahanaya – Nadine

Boys Soprano

Citra Scholastika

Anw, thanks to @BahtiyarDavid atas foto-fotonya.

Oia, kabarnya Harmoni SCTV spesial Natal, Kasih Istimewa, tayang di SCTV hari Senin (24/12/2012) pukul 21 lewat beberapa menit aja hanya di SCTV, Satu Untuk Semua.

Ga mau nonton karena ada Cherrybellenya? Tenang. Malam itu mereka nyanyinya¬†live,¬†kok. Makanya, nonton, ya ūüôā

Jadi enggak sabar nunggu Harmoni SCTV bulan Januari 2013. Semoga Orchestranya Erwin Gutawa atau Addie MS. Amin !

NOAH TAK LAGI SAMA

3 tahun lamanya penggemar setia dibuat penasaran akan nama baru Peterpan. Nama baru  plus single baru yang direncanakan keluar tahun 2010 harus dibatalkan. Seperti yang kita ketahui bersama, sang vokalis, Ariel, harus mendekam di balik jeruji besi karena masalah yang menimpah kehidupan pribadinya.

Nama-nama baru untuk band ini sempat membahana kala itu. Tapi, dalam konteks candaan.

Setelah lama menunggu, tepat tanggal 16 September 2012 –dimana bertepatan dengan hari ulang tahun Ariel,¬†plus¬†konser mereka yang bertajuk “5 Negara, 2 Benua, Dalam 1 Hari” digelar– Ariel dan kawan-kawan meresmikan nama baru bandnya beserta meluncurkan CD lagunya ! NOAH dan CD ber-title¬†Seperti Seharusnya¬†resmi diluncurkan.

Kala itu saya sudah mengetahui, kalau CD mereka tidak beredar di “tempat semestinya”, melainkan di¬†store¬†ayam goreng.

Hari pertama diluncurkan CD nya, saya kehabisan. Sepertinya saya kalah cepat sama yang lain. Di hari kedua, pun demikian. Akhirnya, di hari 3, saya mendapatkan CD ini. Saya meniatkan hanya untuk membeli CD ini, tidak dengan paket ayam gorengnya. Mungkin hari itu, di restoran ayam tersebut, saya adalah pengunjung terngehe yang pernah mereka terima.

CD sudah di tangan. Sesampai di rumah, saya coba memutarkan CD ini dan menikmati karya-karya mereka.

Di lagu berjudul “Raja Negeriku“, saya sempat dibikin terheran-heran. Karena apa? Karena banyaknya “suara pengiring” bak pendemo yang menyorakkan aspirasi mereka. Saya fikir, saya salah CD, ternyata tidak. Sebagai lagu pembuka, NOAH berhasil memberikan kesan megah. Uniknya, ditengah-tengah lagu disisipkan 3 pidato mantan Presiden RI, Soekarno, yang notabenenya adalah sosok yang diidolakan oleh sang vokalis, Ariel.

Di bagian intro, kita akan mendengar suara lantang Soekarno membacakan “Pidato Sebulan Setelah Dekrit Presiden”, lalu ada di bagian¬†reff¬†dan coda.

Dan, yang perlu dicatat adalah, Ariel mengajak 200 orang teman-temannya sesama penghuni Kebon Waru sebagai backing vocal. Oia, lagu ini adalah ciptaan Ariel & Uki.

Lagu ini benar-benar tanda perubahan besar di kubuh NOAH.

Boleh lanjut?

Lanjut ke lagu nomor 2 yang berjudul “Jika Engkau“. Saya #barutahu dari bukunya mereka yang berjudul Kisah Lainnya,¬†di salah satu bab dijelaskan, bahwasanya lagu ini pernah bocor di¬†internet¬†tahun 2010. Ngenesnya, ketika lagu ini hadir ke permukaan, banyak band yang mengaku-ngaku merekalah pemilik lagu tersebut.

Lirik dari lagu ini tersendiri diciptakan oleh Ariel. Ada sedikit unsur tradisional untuk musiknya. Beberapa part kita akan mendengar alunan merdu dari alat musik khas Indonesia, Gamelan.

Perlu dicatat, untuk kamu wahai penggalau kelas kakap, ketika mendengar lagu ini, tolong jangan dalam keadaan sedang patah hati. BERBAHAYA!

Ternyata, eh, ternyata, bukan hanya Jika Engkau yang bocor di internet. Lagu Separuh Aku, pun bernasib sama. Tak heran, ketika pertama kali video klip ini hadir di youtube, akan banyak dijumpai mereka-mereka yang mengcover lagu ini.

Dari ceritanya sendiri, Separuh Aku ini sebenarnya hadir di tahun 2010 bersamaan dengan nama barunya. Sekaligus memperkenalkan David sebagai anggota baru mereka. Sekaligus pula, memperlihatkan ke khalayak ramai, bahwasanya yang menjadi single hits bukanlah buah pemikiran seorang Ariel.

Dalam CD ini terdapat 10 buah lagu. 9 buah lagu baru yang merupakan buah pemikiran semua personelnya. Tidak melulu karya Ariel, karya seorang additional player pun ada diantara 9 buah lagu tersebut.

1 lagu lagi adalah lagu milik Ryan Kyoto yang berjudul Sendiri Lagi. Lagu itu tersendiri pernah dibawakan oleh penyanyi legendaris, Chrisye (ALM).

Dengan adanya lagu ini, berarti sudah 2 buah lagu yang pernah dinyanyikan Chrisye didaur ulang oleh Ariel dan kawan-kawan. Dan, sejauh ini hasilnya tidak pernah buruk.  Selalu berhasil. Apakah ini faktor tanggal dan bulan kelahiran Ariel dan Chrisye yang sama? Entahlah !

Untuk covernya CD nya sendiri, mengingatkan saya akan penampilan mereka di acara HUT Trans TV. Dandanannya ala sirkus gimana gitu. ¬†Poin 7.5 dari 10 untuk¬†cover¬†–yang seharusnya mereka sendiri bisa membuat ini lebih– sangat sederhana.

Saya rasa dari keseluruhan isi CD ini, patut diberikan standing applause untuk mereka.

Kamu, yang rindu akan karya-karya mereka, atau mungkin rindu dengan suara sengau milik Ariel, segeralah ke KFC, dan dapatkan CD ini. Harga CD ini sendiri Rp. 40.000 ,- . Tapi, saya mohon dengan sangat, plissss, beli paket ayamnya juga. Hanya menambahkan 30 ribu lagi, kamu akan mendapatkan sepaket ayam goreng beserta minum dan CD Seperti Seharusnya milik NOAH ini. :cheers:

NOAH :

  1. Raja Negeriku
  2. Jika Engkau
  3. Separuh Aku
  4. Hidup Untukmu Mati Tanpamu
  5. Ini Cinta
  6. Terbangun Sendiri
  7. Sendiri Lagi
  8. Demi Kita
  9. Tak Lagi Sama
  10. Puisi Adinda

SUARA LAINNYA – NEW PETERPAN BAND

Sebagai penikmat lagu-lagu Peterpan, saya cukup excited waktu mengetahui Ariel dan kawan-kawan akan merilis album baru dengan nama baru tentunya. Terakhir kali mereka memakai nama Peterpan waktu album Sebuah Nama Sebuah Cerita dirilis tahun 2008.

Album yang berisikan 24++ lagu itu kabarnya sukses di pasaran. Menurut saya, itu merupakan prestasi tersendiri buat Peterpan. Bagaimana tidak, album itu hanya berisikan lagu-lagu lama mereka dengan tambahan 2 buah lagu baru dan 1 lagu lama yang mereka daur ulang (Walau Habis Terang, Kisah Cintaku, dan Tak Ada Yang Abadi)

Kabarnya, di tahun 2009 mereka akan merilis album serta nama baru. Tapi, yang terjadi adalah tak ada album baru dan sudah tentu tak ada pula nama baru. Yang lebih mengejutkan, di tahun 2010, sang vokalis tersandung sedikit masalah. Video “Jakarta – Bogor” antara Ariel dan beberapa pesohor negeri ini bocor ke permukaan. Alhasil, Ariel pun harus rela menjalani hari-harinya dibalik jeruji besi.

Semenjak Ariel mengahabiskan hari-harinya di penjara, secara otomatis nama Peterpan, pun ikut redup. Di setiap konser musik, tak ada lagi nama Peterpan di dalamnya. Tapi, setahun setelah Ariel di bui, personel yang tersisa mulai memutar otak gimana caranya mereka kembali eksis di belantika musik Indonesia *idih.. Bahasa gue, enggak banget!*

Mulai deh, akun Twitter dengan nama @newpeterpanband hadir ke permukaan. Menyapa setiap Sahabat Peterpan. Dan, memberitahukan bahwasanya Uki, Lukman, Reza dan David (personel baru) akan mengadakan road show ke beberapa kota. Posisi Ariel, untuk sementara waktu, selama road show “diganti” oleh beberapa vokalis/solois.

Tidak hanya sampai disitu, akun itu pun memberitahukan bahwasanya, Ariel cs akan merilis album barunya !

Gosip yang beredar, Momo Geisha lah yang akan mengisi suara di album baru mereka. Di tambah pula, Momo sering kali menyambangi Ariel di penjara.

Memang benar, Momo mengisi suara di album baru mereka. Tapi, itu hanya 1 lagu. Tidak semua.

Lho!? Sisanya? Sisanya, tak ada suara vokalis di dalamnya.

Yah, itulah yang ada di album baru New Peterpan Band / New Peterpan / Ariel cs, atau apalah nama baru mereka. Album yang bertajuk “SUARA LAINNYA” ini hanya berisi lagu-lagu lama mereka yang diubah menjadi bentuk instrumental.

Saya memang awam soal musik. Kalau saya boleh ber-sotoy ria, saya menilai orchestra yang terdapat di semua lagu-lagu mereka sangat megah, mewah, padat, serta indah. Kuping ini pun benar-benar dimanja oleh alunan orchestra itu. Tentram hati ini ketika mendengar 11 lagu yang terdapat di album ini.

Syukurlah, mereka membuat album ini dalam bentuk instrument. Saya menilai, mereka membiarkan si penikmatnya yang ikut bernyanyi. Membiarkan juga si penikmatnya bernostalgia akan lagu-lagu lama mereka. Karena, itulah yang terjadi kepada saya. Tak henti-hentinya saya menyanyikan lagu-lagu mereka.

Ada pun judul-judul lagu itu :

  1. Di Atas Normal
  2. Cobalah Mengerti (feat Momo Geisha)
  3. Kota Mati
  4. Sahabat (ft Karinding Attack)
  5. Walau Habis Terang
  6. Di Belakangku
  7. Melawan Dunia
  8. Langit Tak Mendengar
  9. Taman Langit
  10. Bintang Di Surga
  11. Dara (satu-satunya lagu yang diisi oleh Ariel)

Semua lagu yang ada di album ini saya sangat menyukai. Tapi, ada 1 lagu yang menjadi favorit saya, yaitu Sahabat. Edan. Edan. Edan. Edan. Karinding Atack edan ! Merinding saya ketika mendengar instrument dari lagu ini. Arrrrgggghhhh .. Benar-benar kolaborasi yang indah dan elegan. Nuansa etniknya sangat terasa. Pas, dan tidak berlebihan. Tidak ketinggalan, aksi personel lainnya memainkan drum elektrik dan line bass. Apik tenanlah pokoknya.

Lihat saja video klip di bawah ini :

Mereka Ini Musisi Jazz Bukan?

Saya #barusadar kalau ternyata hari Senin ini adalah tanggal 30 Mei. Tanpa terasa, sebulan sudah saya bekerja di kantor ini. Dan, saya pun baru menyadari kalau hari ini gajian diperingati sebagai International Jazz Day. *muter lagu Sik Asik Ayu TingTing versi jazz*.

Jangan menanyakan sejarah musik jazz ke saya, plis. Saya hanyalah anak muda yang hanya menikmati karya – karya musisi jazz (baik luar maupun lokal yang hebat – hebat) tanpa harus mengetahui sejarahnya secara detail. Dan maafkan saya apabila saya baru mengetahui tanggal bersejarah bagi Stevie Wonder dkk ini.

Ngomongin musisi jazz lokal, ada 2 pendatang baru yang menurut saya, mereka pantas disandingkan dengan musisi Рmusisi jazz senior Indonesia.  Mereka adalah: HiVi dan Tulus.

HiVi ini merupakan band pendatang baru yang beranggotakan 4 anak muda asal Jakarta. Pertama kali melihat aksi panggung HiVi itu di acara inbox SCTV. Untuk lagunya sendiri, saya sudah mendengarkannya terlebih dulu walaupun belum melihat aksi panggung mereka. Malah saya kira yang menyanyikan lagu “Indahnya Dirimu” adalah The Groove. Pasalnya, suara Dea yang merupakan vokalis HiVi sekilas mirip sama Rieka Roeslan. Dan, musik – musiknya pun mirip sama The Groove.

Uniknya, tidak hanya Ilham dan Dea yang menjadi vokalis. 2 personel lainnya pun didapuk untuk bernyanyi walaupun mereka memegang alat musik masing – masing. Oia, HiVi ini merupakan “anak asuh” dari Nino RAN. Lihat saja, personel cowoknya giginya “dipenjara”. Hehehe . *sungkem Nino* *cium Pevita Pearce*

Berikut ini video mereka. Mungkin saja para narablog belum pernah melihat sebelumnya.

Nah, kalau Tulus pertama kali saya dengar namanya di tumblr. Soalnya, para pengguna tumblr asal Bandung kerap memosting tentang Tulus ini. Bisa dikatakan, mereka lah “buzzer” nya Tulus. Hehehe.

Waktu itu belum ada video klipnya, hanya sebatas postingan lagu biasa. Lagu – lagu itu bisa didengar langsung di website pribadi milik Tulus di sini. Saya dibuat jatuh cinta sama Tulus ketika pertama kali mendengarkan lagunya dia berjudul “Tuan Nona Kesepian”. Dengerin, deh, lagunya asik banget.

Kalau dulu hanya lagunya saja yang dapat dinikmati, kalau sekarang video klip nya pun bisa dinikmati bersama-sama. Berikut ini video klip milik Tulus yang berjudul “Sewindu

Kalau menurut kalian, bagaimana? Mereka pantaskan disejajarkan dengan musisi senior Indonesia yang hebat – hebat? Oia, aliran musik mereka jazz, kan? Atau bukan? Hihihi. Kalau salah, maafkan saya ūüôā

Sahabat Dahsyat

“Secondhand Serenade ada di Dahsyat. Gokil!!”.

Ketika sebagian orang asik berkicau soal kemacetan ibu kota dan lain sebagainya, tiba – tiba saja seorang teman memberikan kicauan seperti yang saya tulis di atas. “Weeewwww…!!” itulah respon pertama saya ketika mengetahui kalo band asal Irlandia itu tampil di program musik yang selalu dipenuhi oleh sahabat – sahabat setianya Olga dan Raffi Ahmad.

Klik Gambar Untuk Mengetahui Sumbernya

Takjub. Lagi, lagi, dan lagi dahsyat RCTI mendatangkan bintang tamu yang tak biasa dan benar – benar dahsyat seperti nama acaranya. Jauh sebelum Secondhand Serenade, sudah banyak nama – nama beken – baik itu musisi, model, sampai “orang penting” dari negara lain – menjadi bintang tamu acara itu.

Tiba – tiba yang terlintas difikiran saya adalah mereka. Iya, mereka, segerombolan anak muda yang mengaku kalau diri mereka adalah sahabat.

Di acara lawakan TV sebelah, tak jarang para sahabat – sahabat itu menjadi “topik hangat” yang selalu dijadikan bahan untuk melucu. Tak salah memang, apabila para pelawak – pelawak pintar yang melawak sambil berdiri itu menjadikan “mereka yang mempunyai keunikan sendiri” bahan lawakan yang pasti akan mengundang gelak tawa para penikmatnya. He he he ..

Tapi, disadari atau tidak, ada hari Рhari tertentu  dimana mereka berhasil membuat syirik orang Рorang yang kontra akan kehadiran mereka di televisi.

Contohnya saya, #beranijujur, bagaimana syiriknya saya ketika musisi David Foster hadir sebagai bintang tamu di acara dahsyat. 27 Oktober 2011, ketika pagi harinya saya mendengarkan lagu – lagu David Foster dan berkhayal bisa menonton konsernya secara langsung, tiba – tiba saja adik saya teriak dari dalam kamarnya yang membuat saya langsung bangkit dari kursi dan langsung menghampirinya.

“Bangg, buruan kesini. Ada David Foster di dahsyat”

Ah, betapa syiriknya saya ketika menyaksikan David Foster menyanyi di acara itu. Semakin menjadi syirik saya ketika tahu David Foster menghampiri salah satu sahabat dahsyat dan berfoto berdua. Arrrgggghhhhh …. !!

Saya rasa, bukan hanya saja yang syirik sama mereka. Banyak diluaran sana yang mempunyai rasa syirik yang sama seperti saya ketika idolanya tampil di acara itu. Iya, kan? Ngaku aja, deh! Syirik , kan, sama sahabat dahsyat? Ha ha ha ha =))

Ternyata, dibalik keunikan yang sudah menjadi ciri khas mereka, tersimpan keberuntungan yang senantiasa menghampiri mereka. Beruntunglah mereka, ketika yang lain susah payah membeli tiket konser musisis tertentu, sahabat dahsyat terkadang bisa menyaksikan secara langsung sebelum musisi itu tampil di konsernya. Apalagi waktu Simple Plan konser di Jakarta. Sebelum konser malamnya, pagi harinya SP menyempatkan diri menghibur para sahabat dahsyat Dan kabarnya, beberapa dari sahabat itu mendapatkan tiket gratisnya. Uwwwwoooooo…

Setelah Hillary Clinton, Keith Martin, Depapepe, AKB48, David Foster, Secondhand Serenade, Simple Plan, kira – kira siapa lagi, ya, yang bakal menjadi bintang tamu di acara musik itu?

Oia, sahabat dahsyat, maafkan aku, ya. Mulai hari ini, aku tidak akan “membicarakan” kalian lagi. Ngomong – ngomong, daftar jadi sahabat dahsyat seperti kalian dimana, sih? Bayarannya berapa? Siapa tahu saya tertarik untuk menjadikan kerjaan sampingan! Hehehe ūüôā