Monthly Archives: May 2013

Indosat Persembahkan Layanan Konten Untukmu, Fans Barca!

Profesi yang saya lakoni saat ini, membuat saya mau tak mau harus mengetahui apa saja perkembangan yang sedang terjadi saat ini. Dari isu politik, kesehatan, gosip, tekhnologi, sampai ke soal bola.

Berbicara soal bola dan tekhnologi, di penghujung April kemarin, bertempat di kantor Indosat, Jakarta Pusat, Indosat dan FC Barcelona menandatangani sebuah kontrak kerjasama ekslusif. Kerjasama itu dalam bentuk menghadirkan layanan value added sevice (VAS) untuk fans berat FC Barcelona, yang menggunakan provider Indosat.

Kerjasama gila ini menjadikan si kuning ini sebagai Exclusive FCBarcelona Regional Partner & FC Barcelona Official Telecom Partner for Indonesia. Jelas, ke depannya, Indosat bakal mendapatkan hak penuh untuk memakai berbagai eksklusivitas yang dimiliki tim sepak bola asal Spanyol ini.

Nantinya, fans Barcelona dapat menikmati segala konten dari wallpaper (semua pemain), ringtone yang berisikan anthem dari Barcelona yang sangat populer itu, games, screensaver, sampai video seputar Barca.

Tampak Home dari Indosat FCBarca

Yang buat juga manusia, tidak luput dari kesalahan

Salah satu option!

Jadi ingat waktu taruhan sehat

 

Berbicara soal Barca, saya jadi teringat seorang teman cewek yang sempat saya taksir di zaman kuliah dulu. Dia itu fans berat Barca. Saya masih ingat bagaimana excited-nya dia setiap kali ada pertandingan bola, di mana Barca yang akan bertanding. Walaupun ujian, tidak menjadi alasannya untuk tidak menyaksikan tim favoritnya tersebut.

Berhubung saya bukan seorang yang fanatik akan sepakbola, setiap mau ngobrol sama dia saya selalu mencari tahu apa saja tentang Barca ini. Yang tentunya, topik seperti ini akan membuat saya semakin nyambung sama dia.

Sayang, Indosat baru mengeluarkan layanan seperti ini, sekarang. Andai dari beberapa tahun silam, mungkin saya tidak akan mati kutu ketika ngobrol soal Barca sama dia. Secara, konten dari Indosat ini sangatlah lengkap. Saya bahkan tak kepikiran untuk mencari jadwal kapan Barca akan main, dan siapa yang akan menjadi lawan Barca.

Tapi, yasudahlah ya, toh cewek itu sudah menikah dengan pria yang fanatik akan bola juga. Ya, mungkin memang Tuhan belum mengizinkan saya untuk menjadikannya teman spesial di hati saya. *ini malah curhat*

Anw, jika kamu (iya kamu) membaca postingan ini, ayo aktifin layanan dari Indosat ini. Saya tahu kamu masih menjadi pelanggan setia Indosat, dan nomormu pun tak pernah ganti, bukan?

Tak hanya seperti yang saya sebutkan di atas, operator terbesar kedua di Indonesia juga akan menggelar berbagai aktivitas offline bertema FC Barcelona. Yang mana dengan adanya kegiatan seperti ini, semakin mendekatkan ddiri dengan fans tim sepakbola favorit itu.

Download Barcelona Anthem

 

Wallpapernya sudah saya download

Untuk kamu fans-nya Barca, tunggu apalagi, segeralah nikmati konten Barca ini di VAS Indosat. Kamu cukup mengetikkan *465*1# lalu Oke/Yes, dan akan mendapatkan SMS yang berisikan berita ter-update dari tim kesayanganmu.

SMS akan selalu kamu terima sebanyak 2-3 artikel setiap minggunya. Tidak perlu mengeluarkan pulsa yang banyak, karena kamu hanya dikenai biaya Rp 2 ribu saja. Kalau kamu merasa jenuh, kamu tinggal meng-UNREG-kannya saja. Simple, bukan? Tunggu apalagi?? Saya sendiri sudah, lho.

SMS dari 465

SMS I

SMS II

 

 

Untuk info lebih lanjut, kamu bisa cek semuanya di http://www.indosat.com/barca .

Berita terakhir yang saya terima berisikan bahwa ada seorang penipu di Internet memakai nama LionelMessi. *pukpuk Messi*

Advertisements

1 Jam Bersama Vitalia Shesya

Vitalia Shesya, wanita yang kerap tampil seksi di majalah pria dewasa ini, belakangan menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan masyarakat.  Ya, semenjak tersangka kasus korupsi impor daging sapi, Ahmad Fathanah, mencuat ke permukaan, wanita cantik ini pun, ikut terkenal.

Banyak yang mengatakan, kalau ibu muda ini adalah wanita yang paling cantik, di antara banyak wanita yang tersangkut skandal romansa dengan sang tersangka tersebut. Tapi, ketika melihatnya di televisi, saya menganggapnya Vitalia Shesya ini biasa saja. Bahkan dengan tegas saya mengatakan cantikan Maharani jika dibandingkan dengan Vitalia Shesya ini. 

Asli, janda satu ini kalau di tipi tampangnya biasa banget. Pipinya tembem, badannya (agak gemuk), dan dandanannya yang super duper menor. Jadi, wajar dong, kalau saya bilang biasa saja?

Gara-gara saya bilang Vitalia Shesya ini biasa banget, redpel saya sampai ngomel-ngomel. Katanya, “Ah, payah elo, Dit. Ngga bisa lihat barang bagus. Vitalia itu cantik, semok. Jarang-jarang gue bilang cewek itu cantik pada penglihatan pertama.”. Eh, betewe busway, redpel saya ini cewek. 😀

Mungkin karena gondok kali, ya. Redpel saya sampai bilang, “Yaudah, elo kejar dia deh. Bikin berita soal dia. Tapi ngga usah terlalu serius. Kalau bisa pribadi.”.  Tanpa pikir panjang, saya pun menjawab, oke!

Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Tuhan itu baiknya kebangetan. Hari Rabu saya berdebat sama redpel soal si Vitalia Shesya ini, eh tak tahunya hari Kamis nya itu dia ke kantor saya, untuk jadi bintang tamu di salah satu acara.

Selesai dari acara itu, dia lanjut ke acara yang dibuat oleh divisi saya. Karena jadwal ‘klarifikasi’ -nya yang cukup padat, membuat saya dan teman-teman lainnya tidak bisa interview one by one sama dia. Akhirnya dibuatlah dalam bentuk talk show.

Siap-siap sebelum tapping talk show dimulai

MC dadakan sedang menunggu sang narasumber, Vitalia Shesya

Tak lama setelahh beres-beres, yang ditunggu pun hadir juga. Pas masuk ke tempat syuting, dengan sopan dia menyalami kami sambil berkata, “Maaf ya, menunggu lama. Semoga ngga capek ya, nunggu saya,”.

Pas saya salaman sama dia, dalam hati saya berkata, “Ya Tuhan, ternyata ini cewek aslinya cantik. Suaranya pun halus. Yassalam, kenapa aslinya cantik di tipi biasa saja?”. Menggunakan baju dan celana panjang dengan warna yang senada, rambut hitam yang terurai, dan sepatu hak tinggi, membuat ibu dua anak ini menjadi pusat perhatian para lelaki di tempat itu.

Badannya doi berisi. Lekukan tubuhnya pun masya Allah *air liur tumpah*. Ini cewek perawatan tubuhnya jor-joran. Ngga salah kalau dia menjadi model pria dewasa.

Muke MC-nya tegang banget. Tampangnya Vitalia Shesya cubit-able!

Setelah briefing beberapa menit, taping pun dimulai.

Selama proses syuting, saya melihat sosok Vitalia Shesya ini adalah sosok wanita pintar. Berbagai pertanyaan yang sebenarnya agak-agak gimana gitu, mampu dia jawab dengan lugas dan tegas. Ngga menye-menye. Keberaniannya untuk mengakui harta apa saja yang dia terima dari Ahmad Fathanah, patut diacungi jempol.

Dengan tenang Vitalia Shesya menjawab pertanyaan sang MC

Karena beberapa hari si ibu muda ini dicecar dengan pertanyaan yang cukup serius, saya pun menanyakan beberapa hal yang bersifatnya personal. Tidak ada sangkut pautnya dengan kasus yang dihadapinya sekarang ini.

Yah, biar lebih santai sajalah. Ada 6 pertanyaan soal kesehatan dan ‘kesehatan’ yang saya tanyakan ke Vitalia Shesya, hanya 5 pertanyaan yang berkenan untuk dijawab olehnya. Sebenarnya rada ngga rela, soalnya pertanyaan itulah yang menurut saya greget- nya.

Tapi, tak mengapalah. Dia menjawab 5 saja, saya sudah senang banget.

Cantik ya, Vitalia Shesya ini

Kira-kira, ini menanyakan soal apa, ya? Coba lihat tangannya

Mengenai pertanyaan apa saja yang saya ajukan ke dia, kamu bisa baca di sini :

  1. Rahasia Langsing Instan Vitalia Shesya Meski Sudah Beranak Dua
  2. Vitalia Shesya Lebih Senang Dipeluk dan Dicium Ketimbang Bercinta
  3. Vitalia Shesya Jaga Organ Intim Dengan Spa Ozon 
  4. Vitalia Shesya : Punyaku Asli Semua, Lho!
  5. Kriteria Pria Idaman Vitalia Shesya (ssssttt.. Ahmad Fathanah ngga masuk kriteria, lho!) :p

Keesokan harinya, ketika berita saya dicek sama sang redpel, dia pun kembali bertanya, “Jadi, Vitalia Shesya cantik atau gimana, Dit?”. Saya jawab, “Ternyata cantik, Mbak. Ahmad Fathanah ngga salah pilih. Bisa saja tuh bapak culun milihnya.”

Mendengar pernyataan saya, si redpel pun berkata, “Good! Berarti elo sudah dewasa, Dit. Sudah mampu menilai mana yang barang bagus dan mana yang enggak,” *jleb*

Note : semua gambar adalah koleksi pribadi!

Intip Kehidupan Para Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha

Pertengahan April yang lalu, saya diutus kantor untuk meliput kegiatan yang ada di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1, Cipayung, Jakarta Timur. Mendengar tempatnya, saya excited banget. Secara, selama ini belum pernah menginjakkan kaki di panti jompo manapun itu.

Setelah menempuh perjalanan 45 menit dari kantor, saya pun sampai di sana. Hari itu, panti Tresna Werdha sedang mengadakan senam untuk para jompo yang bertujuan membuat aki dan nini-nini itu hidupnya lebih sehat lagi.

Tapi ya, namanya juga orang tua, bukannya senam sebagian darinya malah duduk-duduk-unyu mengumbar senyum ke sana sini ke setiap orang yang melihatnya. Mata ini mulai melirik sekitar, melihat kira-kira mana yang bisa menjadi berita.

Tiba-tiba saja mata ini fokus ke 3 aki-aki yang lagi senam. Lucu sih, melihat ketiganya bergoyang. Dan lebih lucu lagi, waktu saya iseng bertanya ke mereka, “Aki memangnya tidak capek, senam seperti ini?”, jawabannya, “Enggak dong, senam ‘kan enak. Habis itu pelatihnya cantik, dan lagunya dangdut.”

Walaupun sudah aki-aki ya booo, teteup dese fokus ke pelatih senam yang memang cantik itu.

Trio Aki-aki

Sang Instruktur Senam

Setelah senam usai, para lansia itu diberi kejutan berupa kehadiran penyanyi dangdut Ike Nurjanah, yang siap memanaskan hari Jumat pagi itu. Nah, di sini nih, bagian yang cukup bikin hati ini nyesek.

Bagaimana tidak, saya melihat mimik wajah para lansia itu tersenyum lebar, dan merasa beban hidupnya untuk sementara waktu hilang karena dihibur sama Ike. Bahkan, ada satu kakek yang merengek minta diajak ke depan (yang sebelumnya berada di kamarnya di halaman belakang) hanya untuk bergoyang dan bertemu dengan Ike Nurjanah.

Sayangnya, Ike tidak dapat berlama-lama menghibur para lansia tersebut. Setelah selesai menyanyikan 3 buah lagi, dia harus pamit untuk mengisi acara di tempat lain.

Setelah selesai senam dan bergoyang dangdut bersama Ike, para lansia dibawa masuk untuk dilakukan pengecekkan kesehatannya.

 

Ike Nurjanah on stage

Aki yang merengek itu

Lansia lakukan pengecekkan kesehatan

Menurut saya, tempatnya asyik banget, plus asri. Kaki ini pun membawa saya melihat satu per satu ruangan yang ada di sana. Saya rasa tempat itu layak untuk ditinggali para lansia yang tak mampu itu. Toh, pihak panti jompo menyediakan segala keperluan untuk mereka.

Panti Sosial itu sendiri merupakan unit dari Dinas Sosial DKI Jakarta, di bawah koordinas Pemerintah DKI Jakarta, yang khusus mengurusi para lansia. Bertingkat 2 dan hanya sanggup menampung 200 orang lansia.

Tidak hanya ditampung begitu saja, kebutuhan sandang (pakaian lengkap, fasilitas untuk ibadah, olahraga) sampai keperluan pangan (makan 2 kali sehari, snack, buah dan susu) semuanya diberikan ke mereka. Bahkan, jika di antara para aki dan nini itu ada yang meninggal dunia, jenazahnya diurus sebaik-baiknya sampai ke liang lahat.

Penampakan Panti Sosial

Penampakan II

 

Menurut sang ketua Panti, Ibu Tuti, para lansia yang berada di panti itu berasal dari berbagai asal. Ada yang dirujuk dari PSBI (Panti Sosial Bina Insan), rumah sakit (sang anak meninggalkan orangtuanya begitu saja pada saat dirawat), ditemukan polisi di jalan, sampai ada yang datang sendiri dengan suka rela.

Wartawan yang lain asyik dengan kegiatannya (dan saya sudah melakukan wawancara sendiri), saya memutuskan untuk berkeliling di Panti Jompo Tresna Werdha tersebut.

Bilik

Kelakuan mereka unik, nyentrik, dan ada yang bikin hati ini meringis. Waktu saya ke bilik para nini, ada satu nini yang malah menjadikan saya tempat curhatnya. Nini itu cerita, dirinya tidak betah tinggal di sana. Bukan, bukan karena tidak mendapatkan pelayanan yang gimana-gimana, nini itu sih ngakunya terbiasa hidup di jalan. Dia bebas melakukan apa saja, makan pun kalau di luar di bebas mau makan apa saja. Sedangkan di panti, makanannya untuknya dilihat nilai gizi dan kesehatannya.

Di akhir curhatannya, nini itu bilang kalau dia juga ngga mau balik ke rumah anaknya. Dia takut nyusahin anaknya yang seorang penyapu jalanan dengan 4 orang anak. Miris.

Ada juga yang lucu. Satu nini ada yang hobi mendoakan setiap orang yang salaman sama dia. Doanya macam-macam. Tapi, pas di saya dia mendoakan saya, “Semoga kamu diberi jodoh sama Tuhan ya, nak. Jodoh yang baik.” Aminnnn… Hehehehe…

yang curhat ke saya

Nini yang mendoakan saya

Selesai nini itu curhat, saya melanjutkan penjelajahan saya ke bilik para aki. Ketika saya memotret lingkungan di sana, segerombolan aki memanggil saya untuk memoto mereka. “Nak, sini, sini, sini. Foto kami saja. Kami masih lucu, kok,” ujar salah seorang dari aki-aki itu. Yaudah, biar si aki senang, saya pun memotret mereka. Ternyata, yang mau diprotet cuma 3 orang, yang lainnya enggan (karena lagi merokok) 😆

Mimik si aki yang satu itu, lucu ya

Di sana saya ketemu Gayus, dong. Bukan Gayus yang ketahuan ke luar penjara dan menyaksikan pertandingan tenis di Bali itu lho, ya. Tapi ini seorang aki yang mengaku kalau namanya dia Gayus.

Kakek Gayus ini merokoknya kuat banget. Dia mengaku dalam sehari bisa menghabiskan 8 sampai 9 batang rokok. Saya tanya, ngga takut sakit, dengan santai dia menjawab, “Sakit kok ditakutin!?! Takut itu sama Allah SWT,” #okesip.

Kakek Gayus

Setelah 3 jam puas muter dan ngobrol dengan para lansia di sana, saya memutuskan untuk pulang ke kantor. Di sepanjang perjalanan, 2 orang teman wartawan tertidur pulas, sedangkan saya hanya memikirkan bagaimana nasib orangtua saya nanti. Bahkan, sempat-sempatnya saya memikirkan bagaimana nasib saya pas tua kelak, ya. Apakah saya bahkan ditelantarkan anak-anak saya? Apakah saya akan dicampakkan begitu saja oleh mereka? Oooo Tuhan, semoga itu tidak terjadi pada saya ke orangtua saya, dan anak-anak saya ke saya kelak.

Mau lihat foto-foto lainnya, klik saja !